Tips Agar Suspensi Belakang Motor Sport Tidak Keras Sehingga Motor Nyaman Dikendarai

Shock breaker
Shock breaker

Kali ini admin akan mengulas tentang tips agar suspensi belakang motor sport tidak keras sehingga motor nyaman dikendarai. Selain berfungsi sebagai peredam kejut, suspensi belakang pada motor sport juga berperan sebagai penjaga stabilitas bagian belakang motor. Ketika motor sport melaju kencang, tentu suspensi belakang yang bermasalah akan membuat bagian buritan motor berguncang dan mengurangi faktor safety berkendara.

Tips agar suspensi belakang motor sport tidak keras sehingga motor nyaman dikendarai yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan settingan tingkat kekerasan dan kelembutan suspensi yang bisa dilakukan secara manual dengan cara memutar baut setelan shock. Umumnya, suspensi motor sport memiliki enam tingkat kekerasan. Jika baut setelan diputar ke kiri maka shock akan semakin keras, sebaliknya jika diputar ke kanan akan semakin lembut atau empuk.

Atur lah tingkat kekerasan dan kelembutan suspensi belakang motor di angka yang tidak terlalu keras dan tidak terlampau empuk agar tetap nyaman digunakan saat berkendara sendirian (solo) dan saat berboncengan (tandem).

Jika shock breaker belakang telah disetting dengan benar, maka pastikan juga bahwa kondisi suspensi belakang masih berfungsi normal. Cek apakah ada olie pelumas yang merembes dari tabung shock breaker atau tidak. Jika terjadi kebocoran, tentu kinerja shock breaker dalam meredam kejut akan sangat menurun. Tambahkan oli pelumas dan perbaiki kebocoran shock breaker sebagai salah satu langkah tips agar suspensi belakang motor sport tidak keras sehingga motor nyaman dikendarai.  

Solusi supaya motor sport gak keras justru bikin mantul dan nyaman di pakai
Solusi supaya motor sport gak keras justru bikin mantul dan nyaman di pakai

Tips agar suspensi belakang motor sport tidak keras sehingga motor nyaman dikendarai berikutnya adalah hindari kebiasaan membawa muatan di bagian belakang motor yang terlampau berat. Pemasangan box yang lazim diterapkan di motor-motor sport dan touring kadang bisa membebani suspensi belakang jika tidak diperhitungkan bobot yang harus ditanggung oleh shock breaker.   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − 16 =