Tanda-Tanda Kampas Rem Cakram Mulai Habis

motorku.net – Rem merupakan komponen vital pada motor maupun mobil. Dimana rem pada kendaraan memiliki fungsi penting, yaitu untuk keamanan dan keselamatan dalam berkendara. Tanpa di dukung performa pada bagian ini, pengendara tidak akan nyaman selama melakukan perjalanan.

Apalagi untuk motor yang tidak didukung engine brake dan sistem pemindah daya. Kendaraan akan terus nyelonong meski tuas rem sudah ditekan dalam. Saat ini, kebanyakan sepeda motor yang dijual sudah menggunakan rem berbentuk cakram. Berbeda dengan jenis tromol, rem cakram memiliki keunggulan dalam hal bobot, performa dan daya tahan.

Maka dari itu, untuk mengantisipasi dan berjaga-jaga dari hal-hal yang tidak diinginkan selama berkendara, tidak ada salahnya apabila kita mengetahui masalah-masalah yang sering terjadi pada komponen ini.

kampas rem cakram

Misalnya saja ada masalah yang ditimbulkan karena kampas rem habis, dimana saat kampas pada komponen rem mulai habis, maka performa rem akan menurun dan kurang maksimal saat akan digunakan. Oleh karena itu, apabila kampas rem mulai habis, sebaiknya segerea melakukan penggantian, supaya rem kembali maksimal saat digunakan.

Lantas, bagaimana untuk mengetahui apakah kampas rem sudah hampir habis? Berikut ini tanda-tanda kampas pada rem cakram hampir habis.

1. Mengeluarkan Bunyi

Jika rem cakram mengeluarkan bunyi berdecit secara terus-menerus saat digunakan, kondisi seperti ini biasanya dikarenakan dua hal. Yang pertama karena umur kampas yang sudah terlalu tua, sehingga kampas menjadi keras. Yang Kedua dikarenakan kampas remnya mulai habis.

Perlu diketahui, jika kampas rem sudah habis dan tinggal besi dudukannya saja, maka saat rem digunakan, besi dudukan kampas tersebut akan bergesekan dengan permukaan cakram, sehingga menimbulkan bunyi berdecit.

Jika kondisi yang seperti ini terus dibiarkan, maka akan menyebabkan kerusakan pada permukaan cakram. Untuk itu, bila rem cakram mulai mengeluarkan bunyi, ada baiknya jika segera dilakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi kampasnya.

2. Rem Terasa Lebih Dalam

Jika saat rem digunakan terasa lebih dalam, gejala seperti ini dikarenakan kampas rem mulai habis, membuat piston kaliper harus lebih menonjol, sehingga menyisakan ruangan yang besar di rongga kaliper.

Untuk mengisi ruangan pada rongga kaliper, minyak rem akan mengalir menuju kepala babi, sehingga menyababkan minyak rem pada bak penampung menjadi berkurang, dan otomatis membuat rem menjadi dalam saat digunakan.

3. Minyak Rem Kelihatan Berkurang

Coba lihat pada lubang pendeteksi ketinggian minyak rem, jika minyak rem seperti berkurang, dan ketinggian minyak rem mulai menurun, hal itu bisa jadi bukan dikarenakan bocor. Akan tetapi disebabkan karena kampas rem yang mulai habis.

minyak rem motor

Seperti pada poin kedua, bila kampas rem mulai habis, maka piston kaliper harus lebih menonjol. Sehingga menyisakan ruangan yang kosong pada rongga kaliper, dimana ruangan itu akan terisi oleh minyak rem dari bak penampung.

Nah, apabila Anda menemukan tanda-tanda seperti diatas pada rem cakram kendaraan. Maka saatnya untuk memastikan apakah kampas remnya sudah benar-benar habis atau tidak, dan segeralah lakukan pengecekkan. Yakni dengan cara melihat secara langsung bagaimana kondisi remnya.

Perlu diketahui juga, bahwa kampas rem cakram biasanya dilengkapi dengan irisan. Dimana irisan tersebut selain berfungsi sebagai jalur air, namun bisa juga untuk melihat kondisi kampasnya. Jika irisannya sudah habis, maka artinya kampas rem haruslah segera diganti.

Nah, demikianlah pembahasan mengenai tanda-tanda kampas rem cakram mulai menipis. Semoga sedikit informasi ini bisa berguna dan bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × five =