Sumber Production Drag Bike Ramadhan, Sensasi Balapan Sambil Puasa

motorku.net – Ajang balapan dengan titel Kejuaraan Open Drag Bike Ramadhan Sumber Production 2017 yang diadakan di Sirkuit Brigif 15 Kujang II Cihami pada hari Minggu (4/6/2017) kemarin berhasil menarik kerumunan para penggila adu kebut sebanyak 350 starter.

Peserta yang hadir didominasi dragster lokal yang pada dasarnya memang luar biasa. Namun, joki-joki handal luar Jabar pun ikut hadir memeriahkan acara yang diselenggarakan Sumber Production tersebut. Seperti Eko Chodox (Semarang), Febry Jenglot (Jateng), Rully PM (Kebumen), dan Imam Ceper (DKI).

Ini merupakan tahun ketiga Sumber Production selaku pengagas acara drag bike di bulan Ramadhan. Sebenarnya bukan tanpa alasan mengapa di bulan Ramadhan balapan tetap diadakan. Ini merupakan cara untuk menangkal adanya balapan liar.

Namun, selain menangkal balapan liar yang menjamur di bulan ramadhan. Sensasi adrenalin semakin terpacu, karena selain menahan lapar akibat puasa, para dragster diharuskan menahan hawa nafsu. Karena terkadang nafsu bisa membuat puasa menjadi batal gara-gara menahan emosi diatas motor drag.

drag bike brigif

“Tantangannya balapan sambil puasa cukup besar. Selain lapar, emosi pun harus dikontrol. Urusan fisik sih lumayan sedikit terkuras, hehe,” ujar kompak Tatang Cilik dan Opick Acil, dragster tuan rumah yang berpuasa meski fisik di haruskan bertempur di lintasan 201 M.

Event Sumber Production ini mempertandingkan 17 kelas yang dimana 8 kelas menjadi kelas wajib untuk memperebutkan juara umum.

Joki asal Jateng terpantau sangat mendominasi di kelas Open. Eko Sulistyo atau lebih dikenal dengan Eko Chodox yang tergabung dalam tim Nongspi Alifka Motor Banter berhasil menguasai kelas-kelas utama dan kelas Sport. Ayah dua putri ini membuktikan bahwa dirinya masih menjadi yang terbaik dengan raihan gelar juara umum.

aksi eko chodox di brigif

Begitu juga dengan Febri Jenglot yang masih berstatus joki pemula. Meski baru pertama kali mencicipi track Brigif Cimahi, namun dia mampu menunjukkan tajinya. Arif Ucil dan Eza Chemonk pun cukup memberikan kejutan. Mereka bersaing dan menempel ketat di kelas kelas utama dan berhasil menguasai kelas supporting race.

Ketegangan terlihat dari wajah para pembalap dan kru. Ini terjadi karena catatan waktu yang tipis diantara pembalap. Semuanya hampir terjadi disetiap kelas yang dijalankan.

“Tegang banget kang nungguin hasil, gak bisa terlalu percaya diri di sini. Beberapa kali harus terdepak karena time nya emang tipis-tipis,” ujar Arif Ucil yang tergabung di tim Wahana Baru Ineu76 RCB1 Racing Start.

eko chodox juara umum

Pada akhirnya, perolehan juara umum diambil alih oleh Eko ‘Chodox’ Sulistyo. Eko Chodox yang berpredikat Maestro Drag Bike menunjukkan taringnya di sirkuit Brigif kemarin. Perolehan total point sebanyak 63 berhasil direbut. Yah, meski dibeberapa kelas harus menelan ludah dikarenakan tidak mendapatkan poin. Sang Maestro Drag Bike ini pun layak diberikan ganjaran uang tunai sebesar 3 Juta untuk predikat Juara Umum.

“Pak Eko kita ganjar 3juta untuk juara umum. Dan untuk para juara yang di beberapa kelas kurang memenuhi kuota, tetap kita tambahkan uang pembinaan diatas PUP seperti bracket 10 detik yang hanya 10 peserta tetap kita berikan uang untuk juara. Yah ini agar semua dragster yang juara bisa senang,” ujar Dado yang berbisik bahwa bulan depan akan digelar event drag bike kembali tanpa memberikan keterangan. “Pokoknya pasti kita kabarkan secepatnya untuk balapan di bulan depan hehe.”

Dan catatan best time dipegang oleh Ronny Nurdiansyah, joki asal Jawa Tengah yang bergabung dengan tim Ditra Jaya Manahadap dengan 07,205.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − 9 =