Mengenal 6 Fungsi Oli Pada Mesin Yang Jarang Diketahui

motorku.net – Salah satu perawatan yang harus dilakukan agar mesin kendaraan bermotor selalu prima dan dapat berkerja dengan maksimal, yaitu dengan melakukan penggantian oli mesin secara rutin dan berkala.

Namun pastinya ada yang berpikir seperti ini, ‘Kenapa harus mengganti oli mesin secara rutin dan berkala?’, benar bukan?

Perlu diketahui bahwa semakin lama oli digunakan pada mesin kendaraan, maka lama kelamaan oli tersebut akan menjadi semakin encer dan akan berkurang dengan sendirinya. Sehingga untuk waktu jangka panjang akan berdampak kurang baik pada mesin.

Lalu apa saja fungsi oli pada mesin kendaraan?

6 fungsi oli pada mesin motor yang jarang diketahui

Sebagian besar orang mengetahui fungsi oli hanya sebagai pelumas. Sebenarnya hal itu memang tidaklah salah, karena secara umum fungsi dari oli adalah untuk melumasi mesin agar tidak cepat aus.

Namun, apakah fungsi oli hanya sebagai pelumas saja? Tentu saja tidak, karena selain sebagai pelumas masih ada banyak lagi fungsi oli pada mesin kendaraan yang belum banyak diketahui. Dan diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Berfungsi Untuk Mengurangi Gesekan

Saat mesin kendaraan bekerja untuk menghasilkan tenaga, maka saat itu secara otomatis akan terjadi gesekan antar komponen didalam mesin. Dimana akibat gesekan tersebut lama-kelamaan akan menyebabkan komponen-komponen didalam mesin menjadi aus. Sehingga kinerja mesin dan tenaga yang dihasilkan.

Untuk mengurangi dampak akibat gesekan antar komponen didalam mesin, maka setiap mesin kendaraan perlu diberi oli yang berfungsi untuk melapisi komponen-komponen didalam mesin, agar tidak cepat aus.

2. Berfungsi Sebagai Pendingin

Ketika terjadi pembakaran untuk menghasilkan tenaga, suhu pada ruang pembakaran bisa mencapai 1000-1600 derajat celsius, disinilah fungsi oli sebagai pendingin. Oli berfungsi sebagai fluida untuk memindahkan panas dari ruang pembakaran atau silinder, kebagian mesin yang lebih dingin. Selain itu, oli juga berfungsi sebagai pendingin dari panas yang dihasilkan akibat gesekan antar komponen didalam mesin.

3. Berfungsi Sebagai Perapat (Sealing Effect)

Pada mesin kendaraan, oli juga berfungsi sebagai sealing effect atau perapat celah-celah antara piston dan silinder, dalam hal ini oli bisa mengurangi kebocoran kompresi maupun tekanan hasil pembakaran. Dimana oli akan membuat lapisan yang mengisi celah antara piston dengan silinder.

4. Berfungsi Sebagai Peredam

Selain berfungsi untuk melapisi komponen-komponen didalam mesin agar tidak mudah aus saat terjadi gesekan. Oli juga berfungsi untuk meredam suara yang dihasilkan akibat dari gesekan antar komponen didalam mesin, sehingga suara mesin menjadi lebih halus dan tidak kasar.

5. Berfungsi Sebagai Pembersih

Oli pada kendaraan pun juga berfungsi sebagai pembersih, yang mana oli akan membawa dan memindahkan kotoran yang dihasilkan akibat gesekan antar komponen didalam mesin. Sehingga bagian yang bergesekan akan tetap bersih.

6. Berfungsi Sebagai Anti Karat (Rush Inhibiting)

Selain berfungsi sebagai pelumas, oli juga mempunyai sifat anti karat. Dimana ini tidak menutup kemungkinan komponen-komponen didalam mesin yang berbahan dasar logan akan berkarat, yang mana jelas sekali kalau karat tersebut nantinya akan membebani dan mengganggu kinerja mesin.

Maka dalam hal ini diperlukan adanya oli yang memiliki sifat anti karat, untuk mencegah timbulnya karat pada komponen didalam mesin.

Nah, demikianlah pembahasan mengenai beberapa fungsi oli pada mesin kendaraan yang belum banyak diketahui oleh sebagian orang. Padahal fungsi oli pada mesin kendaraan ini sangat menguntungkan untuk kendaraan bermotor kita. Semoga sedikit informasi ini bisa berguna dan bermanfaat untuk Anda semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven + 16 =