4 Penyebab Mengapa Accu Cepat Soak atau Rusak

motorku.net – Sebagai pengguna kendaraan, baik itu mobil ataupun sepeda motor tentunya sudah tidak asing lagi dan mengenal baik salah satu komponen yang dinamakan Accu. Kalau orang Indonesia lebih sering menyebutnya dengan Aki.

Accu merupakan salah satu komponen pada kendaraan yang berfungsi sebagai sumber listrik untuk menyalakan lampu-lampu, klakson, starter untuk menghidupkan mesin dan lain-lain. Semakin lama accu digunakan, secara otomatis kualitasnya akan menurun sehingga tidak dapat menyuplai kebutuhan listrik pada komponen-komponen kelistrikan.

Accu bisa bertahan selama 2 sampai 3 tahun, bila diguanakan secara wajar dan untuk pemakaian normal. Namun, pada kenyataannya banyak kasus dimana accu hanya bertahan sebentar. Misalnya, accu baru digunakan beberapa bulan atau kurang dari satu tahun ternyata sudah soak dan tidak dapat digunakan lagi.

Padahal untuk waktu pemakaian kurang dari 1 tahun seharusnya accu masih bisa digunakan dengan baik dan dapat bekerja secara maksimal. Lalu, apakah yang menyebabkan accu cepat soak/rusak?

Kasus semacam ini kebanyakan disebabkan karena beberapa hal berikut ini :

1. Pemakaian Arus Listrik Secara Berlebihan

 

lampu motor modifikasi

Sebagai contohnya adalah dengan menambah klakson modifikasi untuk mendapatkan suara yang lebih nyaring, ini menyebabkan pemakaian arus listrik menjadi berlebihan. Selain itu dengan memasang lampu-lampu tambahan yang tidak sesuai dengan standarnya, hal tersebut juga bisa menyebabkan pemakaian arus listrik menjadi berlebihan dan dampaknya accu jadi lebih cepat soak.

Accu cepat soak juga bisa dikarenakan kerusakan pada kiprok, dimana komponen ini berfungsi untuk mengatur tegangan yang dihasilkan oleh generator (Spull) masuk kedalam accu. Jika kiprok mengalami kerusakan maka arus yang masuk kedalam accu menjadi berlebihan atau overcharging, sehingga akibatnya accu cepat soak.

2. Kebocoran Arus Listrik/Konsleting

konsleting listrik motor bikin accu soak

Kebocoran arus listrik/konsletning ini juga menyebabkan accu cepat habis. Jika hal ini dibiarkan terus akan menyebabkan accu menjadi tekor dan akhirnya rusak/soak.

Untuk mengetahui apakah ada kebocoran arus listrik bisa dilakukan dengan menggunakan Ampermeter atau Avometer. Caranya matikan mesin terlebih dulu, kemudian lepaskan kabel negatif dari accu. Selanjutnya hubungkan jarum negatif ampermeter dengan terminal negatif dan jarum positif dengan kabel masanya.

Jika pada layar Ampermeter menunjukkan angka 0,1 mili amper, tandanya masih normal. Namun bila menunjukkan lebih dari 0,1 mili amper, maka hal itu harus segera ditangani karena merupakan indikasi adanya kebocoran arus listrik.

3. Sistem Pengisian Accu Tidak Normal

sistem pengisian accu kendaraan bermotor

Ketika pengisian accu terjadi secara berlebihan atau sebaliknya, hal ini tentu akan membuat accu tekor. Saat pengisisan arus secara berlebihan hal itu akan mengakibatkan overcharging yang akan merusak accu. Untuk mengetahui apakah pengisisan accu normal atau tidak bisa dilakukan dengan menggunakan Amperemeter atau Avometer.

Avometer akan menunjukkan angka 12 volt saat mesin mati dan 13 15 volt saat mesin menyala. Namun jika menunjukkan tegangan kurang atau lebih dari angka itu, sebaiknya segera dilakukan pengecekan pada sistem pengisian accu secara menyeluruh untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

4. Air Accu

air accu

Untuk accu basah harus selalu dicek dan dikontrol secara rutin dan berkala kondisi air accunya. Sebab kondisi air accu yang sudah jelek apalagi kering, jika dibiarkan tanpa segera ditangani hal tersebut akan menyebabkan accu soak atau rusak. Maka dari itu, jika menggunakan accu basah selalu perhatikan volume air accunya.

Nah, demikianlah pembahasan mengenai empat penyebab accu cepat soak atau rusak. Semoga informasi ini bisa berguna dan bermanfaat untuk Anda dan semuanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 5 =