Tips Sederhana Mengatasi Over Heat, Mesin Kepanasan

motorku.net – Over Heat sering terjadi pada motor yang sudah tua. Kalau motor baru kena over heat mending langsung dikembalikan ke pabriknya deh. Lebih sering lagi yang mesinnya habis ganti piston selalu disusuk dengan over size, lalu melakukan bore-up pada silinder.

Hal itu terjadi lantaran tidak akurasinya pebubutan silinder. Dinding silinder tidak rata. Juga celah piston dan silinder terlalu rapat. Makanya cari tukan bubut yang profesional.

Saat piston memuai oleh panas karena motor hidup, jelas saja piston terjepit. Dan jangan lupa lakukan running atau inreyen sehabis over size. Ya kisaran dua jam motor hidup. Ini gunanya antara piston dan silinder akan ‘duduk’ pada tempatnya.

Namun motor yang golongan baru, bisa saja mengalami seperti umur dua tahun ke atas. Pertama jarang perawatan yang lupa mengecek oli. Jarang dikira walau nggak ada kebocoran oli nggak berkurang? Tentu saja berkurang, karena penguapan, maka suhu meningkat. Lalu yang pakai radiator, airnya kurang maka suhu juga naik.

Akibatnya piston juga memuai dan macet terjepit silinder. Ciri-cirinya adalah tarikan melemah. Saat gas ditutup mesin langsung mati. Selalu diawali bunyi detonasi atau ngelitik yang tinggi.  Maka berhenti dan matikan mesin. Tunggu sampai dingin mesinnya. Kalau mau aman lagi pancing dengan oli, apalagi piston sempat macet.

Caranya, buka busi dan teteskan oli dari lubang busi. Jangan banyak-banyak nanti malah susah hidup karena ruang bakar jadi basah, secukupnya atau dua sendok makan. Oli apa saja bisa, namanya juga darurat. Habis itu silakan distarter, tapi jangan nyalakan dulu kunci kontaknya. Kalau saat distarter sudah terasa ringan, silakan kunci kontak di ON.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 + 6 =