Profil Dragster: Nico ‘Sakauw’ Aryanto

motorku.net – Siapa yang tidak kenal dengan nama Nico Aryanto alias Nico Sakauw ini. Joki drag bike yang semasa SMP sempat menggeluti dunia road race ini, kini namanya tenar di kancah drag bike Indonesia.

Pembalap asal kota Kretek, Kudus, ini sering disebut sebagai pembalap paling ‘ganteng’ dijajaran pembalap drag bike, namun hal ini tak lantas membuatnya tinggi hati. Karena dia sadar betul bahwa skill akan lebih membersarkan namanya kelak daripada paras.

Nah, untuk lebih mengenal Nico Sakaw ini, langsung saja cek biodatanya dibawah ini :

Nama : Nico Aryanto alias Nico Sakauw

Tempat dan tanggal lahir : Kudus, 10 Juni 1991

Tim : NetNot CV. Sehati

Nomor Start : #40

nico sakauw

Nico Sakaw memulai karir balapnya sejak tahun 2010, tentunya Nico sudah mengalami pahit manisnya bergelut dalam dunia drag bike. Ia bergabung dengan tim-tim papan atas di jagat drag bike Indonesia. Seperti ABRT20 Racing Salatiga dan Samodro Pitik Sukoharjo. Dua tim besar itulah yang mengantarkan nama Nico Sakauw menjadi nama yang patut diperhitungkan dalam setiap aksi balapnya.

Kerjasama yang apik terjalin antara Nico Sakauw dan Samodro Pitik Sukoharjo. Enam tahun tentunya bukan waktu yang sebentar, jadi tidak perlu diragukan lagi jika kekompakan terjalin antara Hoho (Owner), Benysta (Mekanik) dan sederet crew dari Samodro Pitik Sukaharjo. Bebek 4T TU 200cc, Bebek 4TU 155cc dan Bebek 4T TU 130cc merupakan kelas-kelas yang diikuti Nico dengan motor garapan Samodro Pitik Sukoharjo.

Untuk urusan motor-motor berbasis 2 langkah, Nico Sakauw didukung oleh tim ABRT20 Racing Salatiga. Kelas-kelas seperti Sport 2T TU 155cc, Sport 2T TU 140cc, Sport 2T TU 130cc, Sport 2T Standar 150cc dan FFA menjadi targer utama dari kombinasi AB Bendol dan Nico Sakauw. Duet maut ini selain sering cetak podium di setiap eventnya, mereka juga kerap menjadi momok menakutan bagi tim-tim lain kala berada di arena balap.

nico sakauw balapan

Selain soal skill dan prestasi di dunia drag bike. Nico Sakauw juga sering disebut sebagai pembalap paling ‘ganteng’ dan ‘hitz’. Hal ini bukan tanpa sebab, karena bukan hanya diidolakan oleh para kaum hawa saja, namun para kaum adam pun juga banyak yang mengagumi sosok Nico Sakauw ini.

Tahun lalu, Sakauw yang berlaga dibawah bendera ABRT20 masuk jajaran elit joki papan atas. Hanya, penampilannya sedikit menurun, tidak seperti 2015 yang on fire.

Dan sempat menjadi tanda tanya besar memang ketika akhir tahun 2016, Nico Sakauw bersuara belum ada tawaran kontrak untuk musim 2017. Namun akhirnya, Nico Sakauw telah resmi bergabung dengan tim lawas asal Jogjakarta. Ini menandakan secara otomatis Nico telah hengkang dari tim ABRT20 Racing Salatiga.

NetNot CV. Sehati inilah yang menjadi naungan Nico Sakauw sekarang ini. Nico Sakauw sendiri sudah teken kontrak dengan tim yang didukung 2 juragan sekaligus ini, NetNot dan CV. Sehati.

nico sakauw dan netnot cv berkah sehati

Dengan Gendut dari GDT Racing Jogja yang dipercaya untuk menjadi juru koreknya. Gendut sendiri memang lebih dikenal di dunia road race. Jadi bukanlah tidak mungkin kalau hasil korekannya dibawa ke drag bike juga akan memberi ancaman serius bagi lawan.

Walau menjadi pembalap tunggal namun kedepannya akan ditandomkan dengan Dadang Handaru, sang joki kawakan asal Jogjakarta. Dadang Handaru ini selain joki juga menjadi bagian dari bisnis di CV. Sehati.

Akhir yang tidak sia-sia untuk Nico Sakauw. Semoga terus berkarya Bang Nico Idola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 3 =