Modifikasi Suzuki Shogun 200cc Jadi Menang Di 500 Meteran

motorku.net – Faiz Fadul, bermodalkan Suzuki Shogun 125 yang volume silindernya dinaikkan menjadi 200 cc.

Dengan modal cc itu mampu bertarung di trek 500 meteran. Hasil yang didapatnya selalu memuaskan, Shogun andalannya terbilang sukses menangan mulu. Padahal, sudah jarang yang mengandalkan basis Shogun series di dunia balap malam.

Mau tahu lebih detail apa aja yang di lakukan Dayat, mekanik bengkel DMS pada Shogun 125 jebolan 2004 milik Faiz ini? Yuk dibedah!

  •  PISTON KAWAHARA 65 MM
    Untuk mendapat volume silinder 200 cc, blok silinder dijejali piston Kawahara berdiameter 65mm. Piston ini ditanam mendem 0,4 dari bibir liner, saat berada di TMA (tanpa paking).
    “Aslinya nih motor pistonnya kan cuma 53,5 mm, ketika dijejali piston ukuran 65mm, boringnya diganti pakai punya mesin diesel, biar lebih awet,” ungkap Day, sapaan akrab Dayat yang bermarkas di Kampung Sawah, Pabuaran, Bekasi.

    Suzuki Shogun 125
    Suzuki Shogun 125
  • STRUK 61 MM
    Struk (stroke) dinaikkan total jadi 61 mm, dengan cara geser big end sejauh 2,9 mm. “Stroke standarnya kan cuma 55,2 mm. Maka bila dikombinasi piston 65 mm, kalau dihitung dengan rumus volume silinder di so’un, eh… Shogun ini jadi 200,2 cc,” terang Dayat.
  • KLEP
    Mengimbangi kapasitas mesin yang jadi naik drastis, klep isap dan buang diganti yang gedean, yaitu ukuran 33/28 mm ( in/ex). Ubahan ini otomatis menuntut saluran masuk dan buang ikut diperbesar.
  • NOKEN AS
    Durasi klep dengan batang 5 mm berlabel EE itu, diatur ulang lewat ubahan pada profil noken as. Lama bukaan klep isap dibuat 281° dan klep buang 278°. Durasi itu cukup tinggi dibanding korekan mekanik lain yang masih bermain di angka 270°. Ini membuat karakter motor oprekan Dayat punya power besar di rpm tinggi. Joki harus panteng gas ketika start. Kebetulan jokinya yang bernama Hary Gozin, punya bobot hanya 45kg. Jadi, motor bisa langsung melesat cepat.

    Suzuki Shogun 125
    Suzuki Shogun 125

Data Modifikasi

Buka tutup klep in : 32º sebelum TMA – 69º setelah TMB

Buka tutup klep ex : 68º sebelum TMB – 30º setelah TMA 

Rasio transmisi : Suzuki Arashi

CDI : BRT

Sok : YSS

Karburator : Kihin PE 28, direamer 31 mm

Pilot/main jet : 58/135

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 × four =