Cara Mudah Korek Mesin 2 Tak Kencang Yang Aman Untuk Harian

motorku.net – Korekan sebenarnya hal yang mudah dan dapat dilakukan oleh semua orang. Dan tidak hanya pada mesin 4Tak saja korek mesin dapat dilakukan, namun pada mesin 2Tak pun bisa dilakukan. Untuk motor dengan mesin 2Tak membuat mesinnya semakin kencang sangatlah mudah, dengan kesabaran dan ketelitian mampu menghasilkan tenaga yang besar.

Sebelum ke inti cerita, mari kita tengok sebentar proses kerja mesin 2Tak dimana letak sisi dinamikan gasnya.

Pertama adalah piston yang ada didalam kondisi titik mati atas (TMA, nol derajat kruk as) dan percikan bunga api perlahan keluar dari gas daerah diruang bakar mulai tersebar hingga bisa mendorong area piston sampai turun. Gaya tekan dan dorong piston menekan menuju arah gas dalam crankcase hingga membuat petal terbuka. Kompresi tekanan pada kruk as begitu vital, hal ini supaya menimbulkan daya hisap yang kuat disekitar reed valve, terlebih lagi bagi membrane type v-Force dengan kutub yang banyak buluh. Maka akan membuat kompresi sedikit rendah dan campuran gas segar mudah masuk.

Cara Korek Mesin 2Tak Aman Untuk Harian

blok mesin 2 tak

Exhaust Port

Settingan yang satu ini bisa diukur mulai dari standar ketinggian lubang dari ujung/bibir silinder atau sesudah melepas kepala silinder atau head silinder. Jika terlalu tinggi saat menyeting exhaust port maka akan membuat tenaga motor saat digeber menjadi susah untuk dikendalikan atau liar diputaran grip as normal (kalau pada posisi setelan pembakaran dan karburator pas). Dengan menaikkan exhaust port, maka mampu menurunkan rasio perbandingan kompresi karena isi volume dalam silinder block berkurang, pasalnya porting dilubang-lubang yang sudah dibuat, namun tidak terlalu ekstrim.

Transfer Port

Transfer port merupakan lubang yang dilewati bahan bakar, yakni kabut bensin (bensin + gas oksigen) yang asalnya dari ruang crankcase. Transfer port balap bentuknya harus dibuat supaya asupan bahan bakar lebih kencang dalam mengisi ruang silinder, yang nantinya akan didorong piston menuju titik mati atas (TMA). Sebaiknya membuat transfer port mempunyai ketinggian dari ujung silinder dipangkas 1 mm hingga 2 mm.

Kita tidak perlu merubah bentuk orinya, namun kita bisa mengubah sudutnya dengan mempersempit bagian tersebut atau didesain jauh lebih alurnya dari bagian exhaust port. Sementara untuk lebar dimensi pada lubang transfer kalau memang akan diperbesar ada baiknya dibawah 1 mm saja dan bisa kamu lakukan diujung bawah silinder, yakni di titik antar ruang crankcase bukan pada bagian atas (jangan pernah dirubah). Ini menyebabkan besarnya tingkat menuju vakum serta kepadatan kompresi gas ruang crankcase atau disebut kompresi primer agar tetap terjaga dan membuat asupan bahan bakar ke titik mati bawah (TMB) tetap stabil dan kuat. Ada baiknya lakukan langkah penghalusan disemua port sebagai tahapan finishing.

Lubang Bilas

lubang bilas mesin 2 tak

Bagian in merupakan lubang atau port sebagai filtering atau langkah mengolah ulang bahan bakar yang memang belum terbakar sempurna. Bagian ini juga berfungsi sebagai booster port yang memasok bahan bakar dari crankcase ke bagian TMA. Bagian ini tidak perlu diporting, biarkan standar saja, dan cukup dihaluskan saja.

Nah, itulah beberapa bagian yang harus dirubah untuk mendapatkan tenaga yang pas untuk motor 2tak sehari-hari. Anda pun sebenarnya bisa melakukan teknik bore up, namun harus dengan hati-hati. Karena bila salah melakukan teknik bore up, maka akibatnya akan fatal untuk mesin motor. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × one =