Bayu Ucil : Ramadhan Berkah untuk Memulihkan Mental Sekaligus Kondisi Fisik

motorku.net – Bayu Widhi Asmoro atau yang lebih akrab disapa dengan nama Bayu Ucil ini merasakan berkah dari bulan Ramadhan. Dengan agenda balap bergengsi yang sedang libur, Bayu Ucil bisa memanfaatkannya untuk semakin memulihkan kondisi fisik serta mentalnya.

Pasalnya di bulan Februari lalu, Bayu Ucil yang tergabung dalam Team V-REINZ Bali Queen yang akan bertolak menuju Mataram ini mengalami kecelakaan dengan bus di terminal Mengwi Bali saat sedang menuju Mataram NTB untuk mengikuti kejuaraan Daerah provinsi NTB dragbike putaran pertama.

Rombongan yang berada dalam mobil pun menjadi korban, seperti Tukul, Bayu Ucil, Rio, Gendon, Apink, dan Dicky G. Saat itu ada bis dari Lombok yang mau masuk ke terminal Mengwi, rombongan Bayu Ucil dari barat mau ke arah Lombok. Waktu itu Rio Agam yang menyetir, dikarenakan Tukul yang menyetir sebelumnya kecapekan. Kecepatan menyetir Rio pun tidak ngebut, namun tiba-tiba dihantam oleh bis dari kiri (putar balik).

bayu ucil saat dirawat di rumah sakit

Rombongan tim ini membawa 3 motor balap dan 6 orang penumpang. Yang paling parah adalah Rio, ia patah di tangan kiri dan kaki kanan. Bahkan Rio sempat tidak sadarkan diri. Sedangkan Bayu dan Tukul patah kaki kanan.

Lebih dari itu, nama V-Reinz Bali Queen dengan mekanik Ari Setyawan dan pemilik tim Alfin Adi Candra ini memang familiar di kalangan pelaku dan pecinta balap lurus. Insiden ini pun mendapat sorot perhatian dari kalangan balap khususnya dragbike.

Setelah Insiden kecelakaan Februari lalu, kini Bayu Ucil mulai berjuang untuk kembali ke performa terbaiknya. Memang dalam beberapa bulan belakangan ini, Bayu telah kembali ke jalur lurus. Namun, sebenarnya Bayu masih belum dalam kondisi yang terbaiknya.

Nah, dengan libur balapan di bulan Ramadhan ini, Bayu bisa memanfaatkannya untuk memulihkan kondisi fisik serta mental pasca mengalami kecelakan. Bayu tentunya berharap kondisi fisik kakinya yang terluka bisa segera sembuh dengan total. Sehingga dalam tugas memacu motor bisa kembali maksimal.

Untuk mental sih tentunya dibutuhkan sebuah rasa percaya diri yang kembali tumbuh. Membangun mental dilakukan Bayu dengan melakukan setting. Karena dengan setting berharap reflek dan skillnya bisa kembali terlatih untuk bisa menjadi lebih baik lagi.

“Iya kak, libur puasa di bulan Ramadhan ini bisa jadi berkah buat saya. Sebelumnya kondisi fisik terutama kaki saya belum fit. Nah, setelah bulan Ramadhan ini saya berharap bisa kembali kekondisi 100%.” Jelas Bayu Ucil, pembalap yang bernaung di tim V-Reinz Bali Queen.

bayu ucil saat balapan dragbike

Beberapa waktu lalu Bayu Ucil kedapatan kembali setting motor bersama dengan timnya. Bayu juga mengabarkan kalau time yang diciptakannya sudah semakin membaik.

“Kalau setting agar lebih percaya diri lagi kak. Selain menjadi terbiasa, juga kembali menemukan chemistry dengan motor. Alhamdulillah hasilnya sudah mulai kembali konsisten.” Tambah Bayu Ucil, seraya menyebutkan kalau Ninja TU konsisten di waktu 7.0 dan bebek 130 konsisten di waktu 8.0 detik.

Itulah mengapa nama Bayu Ucil mendadak seperti menghilang sejenak di event bergengsi dragbike. Kecelakaan yang menimpanya seolah mimpi buruk bagi Bayu Ucil. Nah, semoga harapan Bayu Ucil untuk kembali bertarung dengan kondisi 100% benar-benar bisa tercapai pada ajang bergengsi nanti. Tapi tidak baik juga bila memaksakan kondisi yang belum benar-benar prima.

Untuk Bayu Ucil tetap semangat dan terus berkarya di dunia drag bike. Sukses selalu. Salam Gass… Polll…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × one =