ARRC 2017 Japan (Qualifying) : Ajang Pembuktian Wahyu Aji di kelas Underbone 150cc

motorku.net – Wahyu Aji Trilaksana, pembalap Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang bertarung di kelas Underbone 150cc (UB150) benar-benar mendominasi jalannya balapan Jum’at kemarin. Karakter sirkuit Suzuka yang Wahyu Aji senangi semakin memudahkan pencapaiannya. Waktu Practice, pembalap bernomor start 60 ini menjadi yang tercepat dengan waktu 2’41.347 detik.

Tidak hanya sampai disitu saja, pada sesi kualifikasi, pembalap asal Ajibarang Banyumas ini juga berhasil keluar menjadi yang terbaik. Sempat tercecer di awal sesi, Wahyu Aji akhirnya berhasil menjadi yang tercepat. Catatan waktunya pun menjadi lebih tajam, dengan torehan 2’39.749 detik dengan menunggangi kuda besi Yamaha MX King.

Wahyu Aji mengatakan bahwa sirkuit Suzuka ini merupakan sirkuit favoritnya, namun cuacanya cukup dingin. Dengan angin yang sering berubah-ubah. Untuk mengatasi masalah cuaca tersebut, Wahyu mengatakan solusinya adalah dengan sering berdiskusi dengan mekanik. Hal itu tentunya akan membuat settingan motor menjadi lebih maksimal.

Wahyu Aji sedang membawa koper saat akan latihan

”Untuk mengatasi kendala ini, saya selalu berdiskusi dengan mekanik. Ini agar mekanik bisa langsung mengubah settingan sesuai dengan kondisi cuaca di sirkuit yang panjang ini,” ungkap Wahyu Aji Trilaksana.

Kuda pacu Yamaha MX-King juga membuktikan kapasitas sebagai motor terbaik di kelasnya. Terlebih, sebelum berangkat, MX-King tunggangan Wahyu Aji sempat mendapat beberapa ubahan dan perbaikan. Tentu dengan melihat data dari hasil belapan sebelumnya.

“Jadi kita harus merubah grafik pengapian. Dikarenakan cuaca di Suzuka berbeda saat di seri Thailand ataupun Malaysia. Di Jepang, kelembabannya rendah.” ujar Robert Cong mekanik yang mengawal Wahyu Aji.

Karena Wahyu Aji berhasil mengamankan waktu tercepat, bisa dibilang Wahyu telah tampil dengan sempurna. Dia mampu menguasai semua sesi dari awal.

Free Practice tercepat, dilanjutkan dengan Qualifying dan Superpole, penampilan Wahyu Aji semakin menawan saja. Wahyu tak terlawan hingga race 1 berjalan.

wahyu aji klasemen 2 ub150

Jalannya Race 1 Wahyu di AARC 2017 tak mulus langsung meninggalkan lawan. Dekatnya jarak antar pembalap mengakibatkan Wahyu tidak bisa menjauh dari rombongan. Beberapa kali juga pembalap bernomor start 60 ini harus dilewati lawan.

Di tiga lap terakhir, rombongan mulai terpecah. Terdepan tinggal menyisakan Wahyu Aji dan dua pembalap Malaysia. Berkat settingan motor yang maksimal, Wahyu benar-benar tak mampu dilewati. Hingga bendera finish berkibar, Wahyu menjadi yang terpantas di kelas Underbone 150.

Namun pada race 2, Wahyu Aji harus berpuas diri dengan finish ke-7. Hal ini dikarenakan ia terjatuh di chicane jelang garis finish dengan rival terberarnya, Md Akid Aziz (Uma Racing Yamaha Maju Motor). Mereka berdua jatuh bersamaan saat berusaha merebut posisi terdepan.

wahyu aji posisi kedua klasemen sementara ub150

“Saya sudah berusaha kerja keras untuk bisa meraih kembali podium terbaik. Hanya saja, saya tidak sabar saat lap terakhir di cornering ke-16 dimana saya terlalu memaksa untuk mengerem lebih dekat. Saya berusaha menahan tetapi tidak bisa. Semoga di Indoensia, saya dapat meraih kembali podium juara,“ tegas Wahyu Aji yang tahun lalu (ARRC 2016) meraih jawara UB130.

Mengacu pada klasemen sementara UB150, Wahyu Aji Trilaksana berada di peringkat ke-2 dan hanya berjarak tipis dengan pemabalas asal Malaysia, Md Akid Aziz yang berada di deretan teratas. Mereka hanya berjarak 14 poin saja.

“Hampir saja kami mendapatkan podium UB150 untuk kedua kalinya. Sayang Wahyu Aji terjatuh di lap terakhir. Namun Wahyu dapat finish ke-7 dan dapat menjaga poin dalam klasemen sementara UB150. Terima kasih kepada seluruh tim, teknisi, engineer, sponsor yang telah mendukung kami,“ tambah Wahyu Rusmayadi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve + 6 =