6 Tips Modifikasi Jupiter MX Bikin Motor Ngacir di Jalan

motorku.net – Motor bebek merupakan motor yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Angka penjualannya tidak pernah disalip oleh jenis lainnya. Bentuknya yang ramping dengan posisi duduk yang nyaman, bahan bakar irit, juga harganya yang tidak mahal, menjadikan motor bebek sebagai tunggangan yang sesuai untuk keluarga.

Dulunya motor bebek disebut sebagai motor ‘cewek’ dan ramah di jalanan. Namun, dengan kehadiran Yamaha Jupiter MX pada tahun 2005 mampu membalikkan persepsi itu. Tampilannya yang sangat ‘laki’ dan sporty, serta mesin ala motor balap.

Jupiter MX termasuk dalam jenis Sport Underbone. Yang mengadaptasi teknologi motor balap dengan mengandalkan mesin tegak 44 derajat dengan power maksimal mencapai 11.33 dk di putaran 8.500 rpm.

tips modifikasi jupiter mx

Mesin berteknologi baru ini selain bisa melaju kencang ternyata juga irit dan ramah lingkungan. Keunggulan Jupiter MX dibandingkan dengan motor bebek lainnya adalah pada rangka diamond-nya dan tampilannya yang futuristik.

Hasil uji coba yang dapat di tempuh Jupiter MX adalah 14.310 kilometer, dengan berhasil melewati segala situasi dan kondisi. Baik hujan maupun panas, jalan rusak dari berbagai daerah dan di berbagai negara berhasil diakhiri dengan hasil yang baik.

Dari tahun ke tahun Jupiter MX terus mengalami pembaharuan, dari New Jupiter MX sampai yang terbaru Jupiter MX King. Kecepatan Jupiter MX King dianggap paling unggul dengan dibekali mesin 150cc. Tapi jangan salah, Jupiter MX lama yang bermesin 135 cc pun bisa sama cepat asal melakukan beberapa tips modifikasi.

Dilansir dari Tandapagar.com, berikut ini beberapa tips modifikasi yang akan membuat Yamaha Jupiter MX semaking kecang di jalanan.

1. Modifikasi Mesin

paket bore up x1r

Kamu bisa menggunakan paket bore-up keluaran X1R dengan diameter piston 62 mm. Sehingga volume ruang bakar meningkat menjadi 175 cc. Pemasangannya sudah pas tanpa ada penyesuaian. Agar torsinya lebih bertenaga, bisa mengandalkan noken as dengan durasi 270 derajat dan per klep.

Selain mesin, ada komponen lain yang juga perlu diganti. Seperti knalpot, supaya semakin ngacir nantinya.

2. Modifikasi Knalpot

modifikasi knalpot

Pada sistem pembuangan gunakan knalpot berbahan full stainless. Karena masih mengandalkan karburator standarnya, agar pengaturannya lebih pas, pilot jet naik 2 step. Standarnya 17,5 diganti dengan ukuran 22,5.

3. Ganti Per Kopling

Gunakan per kopling racing agar sentakan awal lebih cepat sehingga menghasilkan akselerasi bawah juga maksimal. Dengan demikian dapat dipastikan kamu akan merasakan tendangan yang luar biasa dari Jupiter MX.

4. Ganti Busi

ganti busi

Busi diganti dengan tipe platinum atau sekalian pakai tipe iridium yang memiliki ujung elektroda runcing.

5. Ganti CDI

cdi xp 301 mc stage 2

Ganti CDI-mu dengan jenis CDI adjustable, pilih produk CDI XP 301 MC Stage 2 Andrion Series Limited (LE) 4 power, yang menghasilkan output DC stabil di 350 volt.

Dengan CDI ini kamu bisa tentukan pada RPM berapa advancer akan bekerja. Atau bisa juga dengan menggunakan CDI Cheetah Power (CP) yang bisa diprogram pada output 380 volt, 425 volt, 500 volt, dan 700 volt.

Dengan penggantian coil dan CDI racing, tidak membuat bensin MX menjadi boros, justru membuat bensin lebih irit dan tarikan jauh lebih cepat dari MX standard.

6. Ganti Bahan Bakar

Jupiter MX memiliki rasio kompresi tinggi, yaitu 1 : 10,9 maka gunakalah bahan bakar dengan oktan 95 seperti Pertamax Plus. Karena jika menggunakan bensin premium memang bisa jalan, tapi kamu akan merasakan tarikan MX bakalan loyo dalam akselerasi.

Kalaupun terpaksa memakai premium karena budget terbatas, bisa menggunakan bensin premium + octane booster seperti misalnya Griffon Crazy Octane, MyGreen Oil (MGO).

Bagaimana, menarik dan gampang bukan? Semoga bisa menjadi referensi untuk kamu yang ingin meningkatkan kecepatan Jupiter MX kesayangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − ten =