11 Poin Meningkatkan Performa Motor dengan Konsumsi BBM Tetap Irit Saat Mudik

motorku.net – Pengguna motor jaman sekarang ini kebanyakan menginginkan performa motor yang kencang namun dengan konsumsi bahan bakar yang tetap irit. Terdengar seperti tidak mungkin, bukan? Yang ada malah larinya memang kencang tetapi tambah boros. Dalam hal ini biasanya yang menjadi pusat perhatian hanya dalam hal kinerja mesin, padahal ada hal lain diluar mesin yang juga harus diperhatikan karena bisa berpengaruh.

Apalagi sebentar lagi waktu mudik tiba, pastinya motor dengan performa yang bagus sangat dibutuhkan sekarang ini.

Kali ini, saya akan memberikan beberapa poin yang terkadang tidak terpikirkan menjadi sangat penting peranannya bagi kendaraan. Simak berikut ini :

1. Mengatur Tekanan Ban

mengukur tekanan ban

Jika diperhatikan secara sepintas, hal ini memang bukanlah hal yang sepele. Karena tekanan masukan angin pada karet bundar ini besar manfaatnya dan memang sangat berpengaruh bagi semua kendaraan. Jika tekanan ban kurang, maka laju kendaraan akan terasa berat. Untuk satu hal ini haruslah dihindari, karena jika laju motor terasa berat otomatis gas yang ditarik juga akan dibutuhkan melebihi yang seharusnya digunakan. Karena tarikan gas berpengaruh pada konsumsi bahan bakar inilah yang mengakibatkan keborosan dalam mengkonsumsi bahan bakar. Jadi pastikan dan lakukan pengecekan terlebih dahulu pada tekanan ban motor sebelum digunakan, supaya motor tidak terasa berat saat dipakai.

2. Mengatur Jarak Main Rem (Bagi Rem Tromol)

Seperti pada tekanan ban, sistem pengereman juga akan berpengaruh pada konsumsi bahan bakar. Setelan yang dipasang pada motor juga harus pas. Karena setelan pengereman merupakan suatu hal yang sangat penting bagi setiap kendaraan. Apabila setelan rem terlalu dekat ketika motor dalam keadaan netral (belum diberikan beban), maka ketika diberikan beban secara otomatis si rem akan maju dan berfungsi meskipun rem belum diinjak.

Dan cara ini yang akan mengakibatkan laju si motor akan terasa terhambat dan berat. Kejadian seperti ini yang mengakibatkan beberapa kerugian,seperti kanvas rem akan cepat habis dan motor yang terasa berat akan membutuhkan tarikan gas yang lebih. Maka jarak tuas rem minimal 1/3 dari jarak main tuas secara keseluruhan. Jangan terlalu rapat, karena nantinya kampas rem hadi menempel dan cepat habis serta menghambat laju si motor.

3. Pelumasan (Oli)

oli

Daya lumas oli yang baik akan membuat kitiran mesin menjadi lebih enteng dan dapat menjaga kompresi di ruang bakar jadi lebih sempurna. Ini yang akan menciptakan kinerja mesin menjadi lebih optimal, sehingga lari motor jadi lebih kencang, dengan bensin yang tetap irit. Ingat pergantian oli secara rutin yang teratur dan tak melebihi batas servis yang dianjurkan akan membuat performa mesin selalu dalam keadaan yang terbaik. Pergantian oli ini memang tergantung dari pemakaian, biasanya setiap 2.000 – 2.500 KM untuk pergantiannya.

4. Pengaturan Setelan Klep

mengatur setelan klep

Penyetelan klep juga tidak luput untuk diperhatikan, karena kerenggangan pada sebuah klep itu memiliki pengaruh besar pada masukan bahan bakar ke dalam ruang bakar. Celah pada klep yang terlalu longgar atau rapat bisa mengakibatkan tenaga sang mesin menjadi berkurang. Dan si pengguna akan cenderung membuka gas yang lebih demi meraih akselerasi, dan berakibat pada BBM yang banyak terpakai. Utuk menghindari hal ini, kerenggangan komponen ini harus memiliki penyetelan yang pas.

5. Penyetelan Kopling

Setelan pada kopling pun jangan sampai terlalu sensitif. Artinya, ketika tuas kopling ditarik walau hanya sedikit, kopling akan langsung bekerja. Dari setelan seperti ini yang mengakibatkan laju motor jadi terhambat. Akibatnya meski mesin sudah berada diputaran tinggi tapi laju motor tak sesuai dengan putaran mesin. Dan pastikan kanvas kopling juga masih layak pakai.

6. Busi

busi

Busi sebagai penerus arus dan memercikan api diruang bakar ini akan melemah jika sudah melewati jarak tempuh 6.000-7.000 KM. Maka dari itu sering-seringlah mengecek busi ini dan atur kerenggangannya. Karena jika pembakaran tidak sempurna, bahan bakar sisa pembakarannya akan menjadi kerak. Dan kerak ini yang akan menguranggi kinerja busi, yang berakibat percikan api yang dilontarkan busi untuk membakar bahan bakar menjadi berkurang yang mengakibatkan performa mesin menjadi lemah.

7. Filter/Saringan Udara

filter udara motor

Filter ini sebagai penyaring udara yang dibutuhkan karburator sebagai pencampur bahan bakar yang akan disuplai kedalam ruang bakar. Filter ini tidak boleh kotor. Filter yang bersih akan memberikan tarikan enteng dan tidak perlu memerlukan bahan bakar yang lebih sebagai campurannya.

8. Penyetelan Pada Karburator

Pastikan komponen yang ada dalam karburator selalu bersih. Karena karburator besih, pemakaian bahan bakar pun akan sempurna. Selain itu, setelan ketinggian pelampung, sekrup udara dan pilot Z juga sangat memengaruhi hasil pembakaran mesin. Jika dilakukan dengan tepat, akan memperbaiki power mesin hingga 0,5dk dan akan memberikan dampak irit konsumsi bahan bakar.

9. Menaikan Kompresi

Untuk mendapatkan tenaga dan top speed yang lebih tinggi, cara yang satu ini memang cara paling efektif. Dengan meningkatkan volume cylinder atau menambah diameter piston menjadi lebih besar. Maka performa mesin pun akan bertambah lebih besar dari sebelumnya.

10. Sistem Pengapian

Ada beberapa cara untuk meningkatkan kualitas pengapian ini. Seperti menambah lilitan pada spull, pergantian pada CDI dan Koil. Cara ini merupakan kunci dari pengiritan bahan bakar namun performa mesin malah akan bertambah.

11. Cara Berkendara

cara berkendara

Untuk menghindari tingkat keborosan, jangan sering memainkan gas, lebih baik tarik gas secara perlahan. Karena sedikit demi sedikit motor akan mendapatkan kecepatan yang kita inginkan. Naik turun gas sangat berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar motor.

Bonus!!

Untuk meningkatkan performa motor tapi tidak boros BBM bisa dengan menggunakan noken as. Noken as ini berfungsi untuk membuka dan menutup klep. Dengan mengganti noken as standar ke racing, tentu akan meningkatkan performa motor dan juga tidak akan membuat boros BBM.

Nah itulah kesebelas poin untuk meningkatkan performa motor tanpa boros BBM. Cara ini bisa diterapkan pada motor Anda yang akan digunakan untuk mudik pas lebaran nanti. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four − two =